Khotmil Qur’an Agenda Utama Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Sarikerto Dusun Krajan Desa Jambangan
Jambangan, Sabtu 17 Ramadlan 1447 H – Peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Sarikerto Dusun Krajan, Desa Jambangan berlangsung dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan nuansa religius yang kuat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Sarikerto bersama Remaja Masjid Sarikerto ini dihadiri oleh para jamaah masjid serta masyarakat sekitar yang turut memeriahkan dan mengambil hikmah dari momentum turunnya Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Khotmil Qur’an menjadi agenda utama peringatan Nuzulul Qur’an. Para jamaah secara bersama-sama mengikuti pembacaan dan khataman Al-Qur’an dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup umat manusia.
Ketua Takmir Masjid Sarikerto, Ustadz Fatchurrahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menghidupkan kembali semangat membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sebelum kegiatan khotmil Qur’an dilaksanakan, panitia bersama para pemuda Remaja Masjid Sarikerto terlebih dahulu mengadakan kegiatan pembagian 1000 cup takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar Masjid Sarikerto menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan berbagi ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat.
Ratusan warga tampak antusias menerima takjil yang dibagikan secara gratis. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus masjid, para pemuda, dan masyarakat sekitar.
Menariknya, seluruh hidangan takjil baik yang dibagikan kepada pengguna jalan maupun yang disiapkan untuk jamaah masjid berasal dari kontribusi masyarakat sekitar masjid. Para jamaah dengan sukarela menyiapkan berbagai hidangan berbuka puasa sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
Partisipasi aktif masyarakat terlihat dari keterlibatan jamaah yang berasal dari lingkungan RW 1, RW 2, RW 3, dan RW 4 di Dusun Krajan yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Mulai dari persiapan takjil, pengaturan kegiatan, hingga membantu kelancaran acara, semuanya dilakukan secara gotong royong.
Setelah rangkaian kegiatan keagamaan selesai dilaksanakan, acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di aula Masjid Sarikerto. Suasana kebersamaan terasa semakin hangat ketika para jamaah berkumpul menunggu waktu berbuka puasa.
Menjelang waktu berbuka, hujan yang turun cukup lebat mengguyur kawasan Dusun Krajan. Namun kondisi tersebut justru menambah suasana tenang dan khidmat di dalam masjid. Para jamaah memilih tetap berada di dalam masjid sambil menunggu waktu berbuka tiba.
Dengan penuh kesabaran dan kebersamaan, jamaah menikmati suasana Ramadhan yang damai di dalam masjid hingga waktu berbuka puasa tiba. Setelah adzan Maghrib berkumandang, para jamaah pun berbuka puasa bersama dengan hidangan yang telah disiapkan oleh masyarakat sekitar masjid.
Setelah berbuka puasa, jamaah kemudian melaksanakan shalat Maghrib berjamaah sebelum melanjutkan kebersamaan dengan makan bersama di aula masjid.
Selain kegiatan khotmil Qur’an dan buka bersama, panitia juga memberikan santunan kepada 25 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari masyarakat. Anak-anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima santunan serta perhatian dari para jamaah dan pengurus masjid.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Haji Fatchurrozy. Dalam doanya, beliau memohon agar seluruh amal ibadah yang dilakukan selama kegiatan tersebut diterima oleh Allah SWT serta berharap masyarakat Desa Jambangan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Masjid Sarikerto sendiri memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi masyarakat Desa Jambangan. Masjid ini dikenal sebagai masjid tertua yang ada di Desa Jambangan. Nama Sarikerto diambil dari nama seorang kepala desa yang dahulu menginisiasi pembangunan masjid tersebut, yaitu Mbah Delog Sarikerto.
Sejak dahulu hingga sekarang, Masjid Sarikerto tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat di Dusun Krajan. Berbagai kegiatan keislaman rutin dilaksanakan di masjid ini, mulai dari pengajian, kegiatan Ramadhan, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan Masjid Sarikerto terus menjadi pusat pembinaan spiritual bagi masyarakat serta mampu mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain itu, keterlibatan generasi muda melalui Remaja Masjid juga diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semangat memakmurkan masjid dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.


