Sebagai tuan rumah kali ini, warga Dusun Grangsil menyambut hangat kehadiran jamaah dari berbagai dusun di wilayah Desa Jambangan. Acara dipusatkan di jalan depan rumah Bapak Maruwat, salah satu tokoh masyarakat Dusun Grangsil.
Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan ngaji pembuka oleh Ustadz Husni dari KUA Kecamatan Dampit yang juga merupakan warga Desa Jambangan. Dalam tausiyah pembukanya, jamaah diajak untuk terus menjaga semangat ibadah dan memperkuat ukhuwah antarwarga Nahdliyin.
Sambutan perwakilan pengurus Muslimat disampaikan oleh Ibu Siti Zumaroh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas istiqamah jamaah Muslimat dan Fatayat NU Desa Jambangan yang terus menjaga tradisi keagamaan serta mempererat silaturahmi antarwarga melalui kegiatan rutin Tahlil Akbar tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana ibadah dan doa bersama, tetapi juga memperkuat persaudaraan serta menambah semangat kaum ibu dalam menghidupkan kegiatan ke-NU-an di tengah masyarakat,” ujar beliau.
Sementara itu, sambutan dari Pemerintah Desa Jambangan disampaikan oleh Kepala Dusun Grangsil, Bapak Gito. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, jamaah, serta masyarakat Dusun Grangsil yang telah mendukung suksesnya kegiatan Tahlil Akbar.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Banser NU Desa Jambangan yang turut membantu pengamanan dan kelancaran acara sejak awal hingga selesai sehingga kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar.
Acara inti pengajian diisi oleh Gus Mujib dari Malang. Dalam tausiyahnya, Gus Mujib menekankan pentingnya mencari ilmu agama sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Menurut beliau, ilmu agama menjadi cahaya dan pedoman agar manusia tidak mudah tersesat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Orang hidup harus punya pegangan ilmu agama. Dengan ilmu agama, seseorang bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah,” tutur Gus Mujib di hadapan ribuan jamaah.
Beliau juga mengajak jamaah untuk terus menghadiri majelis ilmu, mendidik anak-anak dengan nilai-nilai agama sejak dini, serta menjaga tradisi pengajian dan tahlilan sebagai bagian dari syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Suasana pengajian berlangsung penuh khidmat. Jamaah tampak antusias menyimak setiap pesan yang disampaikan hingga acara selesai. Kehadiran para ulama dan pengurus NU tingkat kecamatan turut menambah semarak kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pengurus Muslimat MWC Kecamatan Dampit, Rois Syuriah dan pengurus Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Dampit, di antaranya KH. Mashuri dan Ustadz Syamsul Muarif beserta jajaran pengurus lainnya.
Di balik suksesnya kegiatan tersebut, peran Banser NU Desa Jambangan juga sangat dirasakan masyarakat. Para anggota Banser membantu pengamanan, pengaturan jamaah, hingga lalu lintas kendaraan sehingga kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Meski sebelumnya telah menjalani berbagai agenda sosial dan pengamanan sejak malam hingga pagi hari, anggota Banser tetap hadir dengan penuh semangat mengawal kegiatan Tahlil Akbar di Dusun Grangsil sebagai bentuk khidmah kepada ulama, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama.
