Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di Dusun Sumbersari melalui kegiatan pemasangan pondasi gapura atau tugu selamat datang di pintu masuk dusun. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Dusun Sumbersari dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Wisnuwardhana Malang yang saat ini tengah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Pemasangan pondasi gapura dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, dengan kegiatan penggalian dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Lokasi pembangunan gapura berada di pintu masuk Dusun Sumbersari dari arah Dusun Krajan, tepatnya sekitar 150 meter sebelah barat SD Negeri 3 Jambangan. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan akses utama yang sering dilalui masyarakat maupun pendatang yang masuk ke wilayah Dusun Sumbersari.
Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama perangkat dusun dibantu oleh warga sekitar tampak bergotong royong melakukan proses penggalian tanah. Keterlibatan warga memberikan kontribusi besar dalam mempercepat proses penggalian, sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efisien dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Kebersamaan antara mahasiswa dan warga ini menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga dengan baik di Dusun Sumbersari.
Setelah proses penggalian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan batu pondasi setinggi kurang lebih 1 meter sebagai dasar utama pembangunan gapura. Pondasi tersebut dirancang kokoh untuk menopang bangunan gapura yang direncanakan memiliki tinggi 5,6 meter dan lebar 6 meter. Dengan ukuran tersebut, gapura diharapkan dapat menjadi penanda masuk dusun yang representatif serta menambah keindahan lingkungan.
Pembangunan gapura ini ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari. Meskipun pembangunan gapura bukan termasuk dalam program kerja utama Mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Wisnuwardhana, kegiatan ini tetap dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata sekaligus kenang-kenangan bagi Dusun Sumbersari. Mengingat lokasi penempatan KKN berada di dusun ini, pembangunan gapura diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Ketua KKN Kelompok 7, Debby, menyampaikan harapannya agar proses pembangunan gapura dapat diselesaikan lebih cepat dari target awal. Ia berharap pengerjaan gapura dapat rampung paling lambat dua hari sebelum masa KKN berakhir, sehingga mahasiswa masih memiliki waktu untuk menyelesaikan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari laporan akhir KKN.
“Kami berharap pembangunan gapura ini bisa selesai lebih awal agar tidak berbenturan dengan agenda akhir KKN, terutama untuk keperluan dokumentasi. Semoga cuaca mendukung dan semua proses berjalan lancar,” ujar Debby.
Pada hari pertama pelaksanaan, cuaca kurang bersahabat karena hujan lebat mengguyur lokasi pembangunan. Namun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mahasiswa dan warga. Pekerjaan tetap dilanjutkan dengan harapan pondasi dapat diselesaikan pada hari yang sama, sehingga tahapan selanjutnya bisa segera dimulai.
Tahap berikutnya setelah pondasi selesai adalah proses pengecatan tiang besi serta pemasangan struktur gapura. Tahapan ini diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari ke depan sesuai dengan rencana yang telah disusun bersama.
Pemerintah Dusun Sumbersari menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang serta partisipasi aktif warga dalam pembangunan gapura tersebut. Keberadaan gapura di pintu masuk dusun diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Dusun Sumbersari, sekaligus pengingat akan semangat gotong royong yang terjalin selama kegiatan KKN berlangsung.
Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di Dusun Sumbersari melalui kegiatan pemasangan pondasi gapura atau tugu selamat datang di pintu masuk dusun. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Dusun Sumbersari dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Wisnuwardhana Malang yang saat ini tengah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Pemasangan pondasi gapura dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, dengan kegiatan penggalian dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Lokasi pembangunan gapura berada di pintu masuk Dusun Sumbersari dari arah Dusun Krajan, tepatnya sekitar 150 meter sebelah barat SD Negeri 3 Jambangan. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan akses utama yang sering dilalui masyarakat maupun pendatang yang masuk ke wilayah Dusun Sumbersari.
Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama perangkat dusun dibantu oleh warga sekitar tampak bergotong royong melakukan proses penggalian tanah. Keterlibatan warga memberikan kontribusi besar dalam mempercepat proses penggalian, sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efisien dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Kebersamaan antara mahasiswa dan warga ini menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga dengan baik di Dusun Sumbersari.
Setelah proses penggalian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan batu pondasi setinggi kurang lebih 1 meter sebagai dasar utama pembangunan gapura. Pondasi tersebut dirancang kokoh untuk menopang bangunan gapura yang direncanakan memiliki tinggi 5,6 meter dan lebar 6 meter. Dengan ukuran tersebut, gapura diharapkan dapat menjadi penanda masuk dusun yang representatif serta menambah keindahan lingkungan.
Pembangunan gapura ini ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari. Meskipun pembangunan gapura bukan termasuk dalam program kerja utama Mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Wisnuwardhana, kegiatan ini tetap dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata sekaligus kenang-kenangan bagi Dusun Sumbersari. Mengingat lokasi penempatan KKN berada di dusun ini, pembangunan gapura diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Ketua KKN Kelompok 7, Debby, menyampaikan harapannya agar proses pembangunan gapura dapat diselesaikan lebih cepat dari target awal. Ia berharap pengerjaan gapura dapat rampung paling lambat dua hari sebelum masa KKN berakhir, sehingga mahasiswa masih memiliki waktu untuk menyelesaikan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari laporan akhir KKN.
“Kami berharap pembangunan gapura ini bisa selesai lebih awal agar tidak berbenturan dengan agenda akhir KKN, terutama untuk keperluan dokumentasi. Semoga cuaca mendukung dan semua proses berjalan lancar,” ujar Debby.
Pada hari pertama pelaksanaan, cuaca kurang bersahabat karena hujan lebat mengguyur lokasi pembangunan. Namun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mahasiswa dan warga. Pekerjaan tetap dilanjutkan dengan harapan pondasi dapat diselesaikan pada hari yang sama, sehingga tahapan selanjutnya bisa segera dimulai.
Tahap berikutnya setelah pondasi selesai adalah proses pengecatan tiang besi serta pemasangan struktur gapura. Tahapan ini diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari ke depan sesuai dengan rencana yang telah disusun bersama.
Pemerintah Dusun Sumbersari menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang serta partisipasi aktif warga dalam pembangunan gapura tersebut. Keberadaan gapura di pintu masuk dusun diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Dusun Sumbersari, sekaligus pengingat akan semangat gotong royong yang terjalin selama kegiatan KKN berlangsung.