Memupuk Kepedulian, Menebar Berkah: Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Dusun Sumbersari Berlangsung Khidmat
JAMBANGAN, SUMBERSARI – Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti Mushola Sholahuddin Al Hasan pada Jumat siang, 17 Desember 2026. Masyarakat Dusun Sumbersari berkumpul dalam satu tujuan mulia, yakni menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Acara yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang berbagi bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan perangkat desa.
Pembukaan yang Syahdu oleh Majelis Sholawat Al Amin
Kegiatan diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh Majelis Sholawat Al Amin. Suara tabuhan rebana dan pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW berhasil membawa suasana menjadi tenang dan khusyuk sebelum acara inti dimulai. Kehadiran seluruh jamaah tahlil se-Dusun Sumbersari memenuhi area mushola, menunjukkan tingginya solidaritas sosial di lingkungan tersebut.
Tepat pukul 13.30 WIB, Ustadz Agus Suriadi selaku pembawa acara (MC) membuka acara secara resmi. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi berbagi, terutama kepada anak-anak yatim yang merupakan amanah bagi umat Islam. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Fajar, yang ayat-ayatnya menggetarkan hati dan menambah keberkahan pertemuan siang itu.
Sambutan dan Pesan dari Pemerintah Desa
Dalam sesi sambutan, Bapak Kuadiono mewakili jajaran panitia penyelenggara menyampaikan laporan kegiatan serta rasa terima kasihnya kepada para donatur dan warga yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Senada dengan hal tersebut, Ustadz Eko Wahyono selaku tuan rumah menyambut hangat kehadiran para tokoh masyarakat dan perangkat desa. Beliau menyampaikan bahwa Mushola Sbollahudin Al Hasan akan selalu terbuka untuk kegiatan-kegiatan sosial yang membawa maslahat bagi warga Sumbersari.
Mewakili Pemerintah Desa Jambangan, Bapak Fatchurrahman hadir untuk memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari Kepala Desa Jambangan, Bapak Eko Budi Cahyono, ST, yang berhalangan hadir secara langsung karena adanya agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
> "Bapak Kepala Desa menitipkan salam hangat untuk seluruh warga Sumbersari. Beliau sangat mengapresiasi kemandirian dan kepedulian warga dalam mengorganisir santunan ini. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Desa Jambangan secara keseluruhan," ujar Bapak Fatchurrahman dalam sambutannya.
>
Momen Haru Pembagian Bingkisan
Puncak acara seremonial ditandai dengan pembagian bingkisan dan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dusun Sumbersari Bapak Sukirno dengan didampingi oleh jajaran panitia. Isak haru dan senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak penerima santunan saat menerima paket bantuan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga serta memberikan semangat bagi anak-anak yatim untuk terus mengejar cita-cita mereka.
Tausiyah Hikmah Isro’ Mi’roj oleh Kyai Isnandar
Menjelang sore hari, acara memasuki sesi rohani yang paling dinanti, yakni tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Isnandar. Dalam ceramahnya, Kyai Isnandar mengangkat tema besar mengenai Hikmah Isro’ Mi’roj dan Fadilah Sholat.
Beliau menjelaskan bahwa peristiwa Isro' Mi'roj bukan sekadar perjalanan sejarah, melainkan momentum diterimanya perintah sholat lima waktu. "Sholat adalah tiang agama dan sarana komunikasi paling intim antara hamba dengan Sang Pencipta. Dengan menjaga sholat, hati akan menjadi lembut, dan kelembutan hati itulah yang menggerakkan tangan kita untuk menyantuni anak yatim hari ini," tutur Kyai Isnandar di hadapan jamaah yang menyimak dengan antusias.
Beliau juga mengingatkan bahwa menyayangi anak yatim adalah salah satu kunci untuk mendapatkan syafaat Nabi di hari akhir kelak. Tausiyah ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin untuk tidak hanya saleh secara individu (sholat), tetapi juga saleh secara sosial (sedekah).
Hadir dalam kegiatan ini pengurus anak ranting NU desa Jambangan selaku Rois Syuriah yakni H. Fahrurrozy dan ketua Tanfidziyah Ustadz Ahmad Junaedi didampingi jajaran pengurus serta tamu dan undangan dari dusun terdekat.
Penutup
Rangkaian acara yang berlangsung selama lebih dari tiga jam ini diakhiri pada pukul 16.15 WIB dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Isnandar. Doa dipanjatkan untuk keselamatan warga Dusun Sumbersari, kesejahteraan para donatur, serta masa depan yang cerah bagi anak-anak yatim yang disantuni.
Acara santunan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong di Dusun Sumbersari masih sangat kuat, menciptakan harmoni antara ketaatan beragama dan kepedulian sesama.
