Mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang Kelompok 7 Laksanakan Pengabdian di Dusun Sumbersari Desa Jambangan


 

Mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang Kelompok 7 Laksanakan Pengabdian di Dusun Sumbersari Desa Jambangan

Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wisnuwardhana Malang Kelompok 7. Sejak tanggal 12 Januari 2025, sebanyak 38 mahasiswa resmi diterjunkan dan mulai melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang direncanakan berlangsung hingga 7 Februari 2026.

Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa tinggal dan berbaur langsung bersama masyarakat Dusun Sumbersari. Posko KKN ditempatkan di wilayah RT 12 dan RT 13. Mahasiswa putri menempati rumah Ibu Supini, sementara mahasiswa putra menempati rumah Bu I’in. Penempatan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus dukungan masyarakat terhadap program KKN yang dijalankan.

Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno, bersama seluruh perangkat dusun dan warga menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. Suasana kebersamaan dan gotong royong terasa sejak hari pertama, mencerminkan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat desa.

Sebagai bagian dari tujuan utama KKN, mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang berupaya menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk membantu masyarakat dalam berbagai bidang. KKN juga bertujuan menumbuhkan kepekaan sosial mahasiswa, memperkuat jiwa pengabdian, serta mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Berbagai program kerja telah disusun dan mulai dijalankan, meliputi bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kapasitas pemuda desa. Dalam bidang pendidikan, mahasiswa berperan aktif membantu kegiatan belajar anak-anak serta memberikan pendampingan literasi. Di bidang ekonomi, mahasiswa mendorong penguatan UMKM lokal melalui pendataan, promosi, dan rencana pemetaan usaha yang ada di dusun.

Salah satu program unggulan adalah kolaborasi dengan pemuda dusun dalam pengembangan website dan media sosial pedukuhan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan publikasi potensi Dusun Sumbersari, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun budaya, sehingga dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat luar.

Selain itu, mahasiswa juga menyusun peta dusun yang berisi daftar dan informasi potensi Dusun Sumbersari, mulai dari UMKM, sumber daya manusia, hingga fasilitas umum. Peta ini dirancang sebagai media informasi sekaligus perencanaan pembangunan dusun ke depan.

Mahasiswa KKN juga aktif mengikuti kerja bakti dan kegiatan sosial bersama warga, sebagai wujud nyata pembauran dan penguatan nilai gotong royong. Puncaknya, pada Sabtu, 24 Januari, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Pemerintah Dusun Sumbersari memulai pengerjaan pembangunan Gapura Masuk Dusun Sumbersari.

Gapura tersebut direncanakan dibangun di pintu masuk dusun dari arah Balai Desa Jambangan, tepatnya di wilayah RT 01 RW 01. Menariknya, gapura ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda wilayah, tetapi juga akan dilengkapi dengan papan informasi titik-titik UMKM yang ada di Dusun Sumbersari, sehingga dapat membantu promosi produk lokal kepada masyarakat dan pendatang.

Pembangunan gapura didanai secara bergandengan antara mahasiswa KKN dan Pemerintah Dusun Sumbersari sebagai bentuk kenang-kenangan dan kontribusi nyata mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang. Diharapkan, seminggu sebelum penutupan KKN, pembangunan gapura sudah selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dengan adanya kegiatan KKN ini, masyarakat Dusun Sumbersari diharapkan memperoleh dampak positif, antara lain meningkatnya semangat gotong royong, bertambahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat, penguatan promosi UMKM, serta peningkatan kapasitas pemuda dalam pengelolaan teknologi informasi. Sementara bagi mahasiswa, KKN menjadi sarana pembelajaran nyata tentang kehidupan bermasyarakat, kepemimpinan, dan pengabdian.

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang di Dusun Sumbersari diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan desa dalam mewujudkan pembangunan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال